Slide

Contact Admin

Jumat, 17 September 2010

Pembatasan Premium Berlaku Akhir September

Selain Jakarta, batasan Premium diterapkan di Bandung dan Surabaya.
Jum'at, 17 September 2010, 13:20 WIB
Heri Susanto
VIVAnews – Pemerintah akan mulai membatasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti premium dan solar akhir bulan ini. Pembatasan tersebut akan dimulai di beberapa kawasan elit di Jakarta.

"Klusterisasi penjualan BBM bersubsidi harus segera mungkin dilakukan. Mudah-mudahan akhir bulan ini sudah bisa," ujar Kepala Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas), Tubagus Haryono usai acara halal bihalal di Kantor BPH Migas, Jalan Kapten Tendean, Jakarta, Jumat, 17 September
2010.

Menurut Tubagus, pihaknya telah mengirimkan surat kepada PT Pertamina untuk melakukan persiapan agar kebijakan ini bisa segera dilaksanakan. Selain Jakarta, beberapa kota besar lainnya seperti Bandung dan Surabaya dalam waktu dekat juga akan diterapkan hal yang sama.

Tubagus menilai kebijakan ini cukup mudah dilaksanakan karena Pertamina hanya mengganti dispenser BBM bersubsidi dengan dispenser BBM non subsidi.

"Ini harus cepat dilakukan agar penggunaan BBM bersubsidi sudah bisa dihemat,” tegasnya.

Namun, disamping itu, Tubagus mengaku dia belum mengetahui berapa jumlah dispenser premium dan solar yang akan dikurangi dan diganti dengan dispenser BBM non subsidi. Itu akan diserahkannya ke Pertamina. Selain itu, dia pun mengatakan pihaknya hingga saat ini terus melakukan pengawasan agar BBM bersubsidi tetap lancar
didistribusikan ke masyarakat.

“Kami melakukan pengawasan dengan kontrol dari Pertamina dan tentunya kita upayakan sampai bulan November dan Desember (2010) BBM subsidi itu tetap ada," jelasnya.
Laporan: Dwifantya Aquina
• VIVAnews

sumber :http://bisnis.vivanews.com/news/read/178011-pembatasan-premium-berlaku-akhir-september

Tidak ada komentar:

Follower